Napas Jeju tempat angsa terbang, keindahan tersembunyi yang dapat ditemukan di Yeoranji Oreum (Bonggae-dong).
Aroma hutan yang dibawa angin sejuk, dan pemandangan Jeju yang seperti lukisan terhampar di bawah kaki. Tempat yang merangkul semua ini dengan utuh adalah Yeoranji Oreum (Bonggae-dong). Pernahkah Anda membayangkan bentuk indah seperti angsa terbang berbaris di punggung bukit oreum? Oreum yang terletak di Bonggae-dong, Kota Jeju ini, konon namanya diambil dari bentuk tersebut, dan setiap punggung bukit yang melengkung menuliskan puisi liris alam.
Ketika ingin lepas dari hiruk-pikuk kota dan memasuki alam yang utuh, Yeoranji Oreum akan memberikan Anda ketenangan dan pemandangan yang tak terlupakan. Dengan topografi unik yang dibentuk oleh aktivitas vulkanik dan perubahan musim Jeju yang beragam berpadu menjadi satu, tempat ini yang menunjukkan wajah berbeda setiap saat, adalah ruang istimewa yang membuat Anda tenggelam dalam perenungan mendalam, bukan sekadar berjalan kaki.
Kegembiraan pertemuan pertama, bisikan oreum yang merangkul angsa.
Yeoranji Oreum yang terletak di Bonggae-dong, Kota Jeju, merangkul kisah misterius sejak namanya. Dinamakan ‘Yeoranji’ karena bentuk gunungnya seperti angsa terbang berbaris, dan ada juga yang menyebutnya ‘Yeonnaji’ karena seperti burung layang-layang mengerami telur. Oreum ini telah mengalami erosi dalam waktu yang lama dan bentuk aslinya sedikit berubah, namun melalui tampilan keseluruhannya, diperkirakan dulunya adalah kawah berbentuk tapal kuda.
- Lokasi Bonggae-dong, Kota Jeju
- Asal Bentuk Penampilan angsa terbang berbaris atau bentuk burung layang-layang mengerami telur.
- Fitur Geografis Perkiraan kawah berbentuk tapal kuda yang tererosi.
- Nama Lain Yeoranjiak, Yeoran-ak, Yeoransan, Yeonnaji
Di lereng utara, hutan pinus laut yang lebat memungkinkan Anda menikmati phytoncide yang menyegarkan, sedangkan lereng selatan menunjukkan bentuk oreum padang rumput yang ditumbuhi rumput alang-alang di sepanjang batas dengan lahan pertanian. Pemandangan yang kontras ini memungkinkan kita untuk melihat keragaman alam yang dimiliki oleh Yeoranji Oreum (Bonggae-dong). Di kaki lereng utara dan selatan oreum, terletak makam Go I-ji, perintis Desa Myeongdoam, sehingga kita dapat merasakan bahwa ini adalah tempat yang bernafas bersama sejarah Jeju.
Keindahan tersembunyi Jeju, empat musim Yeoranji Oreum yang beraneka ragam.


Yeoranji Oreum (Bonggae-dong) berganti pakaian baru setiap musim dan menyajikan pemandangan yang beragam kepada pengunjung. Di musim semi, tunas-tunas hijau muda menyelimuti seluruh oreum, meniupkan vitalitas; di musim panas, hutan pinus laut yang hijau gelap menciptakan naungan yang sejuk; di musim gugur, rumput perak membentuk gelombang keemasan, menciptakan pemandangan spektakuler; dan di musim dingin, bunga salju mekar, memamerkan keindahan yang tenang.
Musim apa yang terbaik untuk berkunjung?
| Musim | Pemandangan Utama | Tingkat Kesulitan yang Dirasakan |
|---|---|---|
| Musim Semi (Maret~Mei) | Tunas hijau muda, bunga sakura (sekitar) | Rendah |
| Musim Panas (Juni~Agustus) | Hutan hijau gelap, naungan sejuk | Sedang (mempertimbangkan kelembaban) |
| Musim Gugur (September~November) | Rumput perak keemasan, angin sejuk | Rendah |
| Musim Dingin (Desember~Februari) | Pemandangan salju, suasana tenang | Sedang (hati-hati dengan pembekuan) |
Jika Anda mengetahui karakteristik setiap musim sebelum berkunjung, Anda akan dapat mengalami keindahan alam yang disajikan Yeoranji Oreum dengan lebih mendalam. Terutama pada musim gugur saat rumput perak bermekaran penuh, seluruh oreum akan berwarna keemasan, sangat cocok untuk mengambil foto terbaik dalam hidup.
Jalan menuju Oreum, martabat alam yang ditemukan di Bonggae-dong.
Klook.com

Yeoranji Oreum terletak di Bonggae-dong, Kota Jeju, sehingga memiliki aksesibilitas yang baik. Terletak di bagian timur Kota Jeju dan dapat ditemukan di jalur menuju lereng tengah Hallasan. Saat menggunakan transportasi umum, setelah naik bus menuju Bonggae-dong dari pusat kota Jeju, mungkin perlu sedikit berjalan kaki ke pintu masuk oreum, jadi disarankan menggunakan kendaraan pribadi.
Panduan Lokasi Yeoranji Oreum (Bonggae-dong)
Jalan menuju oreum berpadu dengan pemandangan Jeju yang tenang, sehingga menjadi penyembuhan tersendiri. Di sekitarnya terdapat Desa Myeongdoam, sehingga ada baiknya mampir sebentar sebelum atau sesudah menjelajah oreum untuk merasakan suasana desa. Jalur pendakian oreum memiliki kemiringan yang relatif landai, sehingga pengunjung keluarga atau pemula pun dapat mendakinya dengan mudah.
Tips bijak untuk penjelajah Yeoranji Oreum (Bonggae-dong).
Saat mendaki oreum Jeju, jika Anda membawa beberapa perlengkapan, Anda dapat menjelajah dengan lebih nyaman dan aman. Yeoranji Oreum (Bonggae-dong) juga mempertahankan bentuk aslinya, oleh karena itu persiapan dasar sangat penting.
Daftar Periksa Penjelajahan Oreum
- Sepatu Nyaman Karena jalur oreum sebagian besar berupa jalan tanah, sepatu trekking atau sepatu olahraga dengan fitur anti-selip sangat disarankan.
- Air Minum dan Camilan Karena tidak ada fasilitas di sekitar oreum, sangat penting untuk mempersiapkannya terlebih dahulu.
- Topi dan Tabir Surya Pada hari yang cerah, Anda perlu memperhatikan perlindungan UV.
- Jaket Angin/Pakaian Luar Puncak oreum bisa berangin kencang, jadi siapkan pakaian luar tipis untuk menjaga suhu tubuh.
- Kantong Sampah Penting bagi seorang pelancong yang bersih untuk membawa kembali sampah yang dibawanya.
- Perlengkapan Kebersihan Pribadi Akan lebih nyaman jika membawa tisu basah atau hand sanitizer.
Tempat lain di sekitar yang bisa dikunjungi?
- Hutan Rekreasi Alam Jeolmul Hutan cedar lebat tempat Anda dapat menikmati phytoncide bersama oreum.
- Jalur Hutan Saryeoni Sebagai jalur hutan representatif Jeju, kursus datar yang bagus untuk berjalan kaki sangat menarik.
- Desa Keramik Bonggae-dong Di ruang di mana seni dan alam berpadu, Anda dapat memiliki pengalaman istimewa.
Setelah menjelajah Yeoranji Oreum, disarankan untuk mengunjungi tempat wisata alam atau ruang budaya lain di sekitarnya untuk menikmati pesona Jeju dengan lebih kaya. Ini akan menjadi kesempatan bagus untuk mengalami berbagai pesona wilayah timur Jeju sekaligus.
Saat turun dari oreum, sepenggal Jeju yang akan selalu dikenang.
Seperti lengkungan anggun angsa yang terbang di langit, Yeoranji Oreum (Bonggae-dong) seperti lukisan tinta yang diciptakan oleh alam Jeju. Menyajikan warna dan suasana yang berbeda sepanjang empat musim, tempat ini, yang memberikan interaksi dengan alam kepada mereka yang mendaki, menjadi tempat perlindungan yang mengembalikan ketenangan dan kedamaian yang sempat terlupakan dalam rutinitas sibuk.
Pemandangan Bonggae-dong dari puncak oreum dan laut biru Jeju yang terhampar jauh menyajikan kesan yang tak tertandingi oleh pemandangan lainnya. Sepanjang jalan mendaki dan menuruni Yeoranji Oreum, pengalaman memuaskan panca indra dengan paduan suara angin, kicau burung, dan aroma rumput akan teringat lama. Jika Anda mengunjungi Jeju, sangat disarankan untuk merasakan vitalitas alam dengan seluruh tubuh Anda di oreum istimewa ini. Tempat seperti permata tersembunyi Jeju, Yeoranji Oreum menanti Anda.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
P1. Tempat seperti apakah Yeoranji Oreum?
Yeoranji Oreum adalah oreum yang terletak di Bonggae-dong, Kota Jeju, namanya berasal dari bentuk angsa yang terbang berbaris. Ia membanggakan pemandangan alam yang indah dengan paduan hutan pinus laut dan padang rumput.
P2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendaki Yeoranji Oreum?
Karena kemiringan jalur penjelajahan relatif landai, pemula pun dapat mendakinya dengan mudah, dan dibutuhkan sekitar 1 hingga 1 jam 30 menit pulang pergi. Waktu ini dapat bervariasi tergantung pada kebugaran fisik dan kecepatan individu.
P3. Apakah ada tempat parkir di sekitar Yeoranji Oreum?
Tersedia ruang parkir kecil di dekat pintu masuk oreum. Harap diperhatikan bahwa mungkin agak ramai selama musim ramai atau akhir pekan.
P4. Apakah cocok untuk didaki bersama anak-anak?
Ya, jalur penjelajahan terawat dengan baik dan memiliki kemiringan yang landai, sehingga cocok untuk berjalan bersama anak-anak. Ini juga bisa menjadi kesempatan belajar tentang alam.
P5. Musim apa yang terbaik untuk berkunjung?
Anda dapat merasakan pesona yang berbeda di setiap musim. Di musim semi ada tunas hijau, di musim panas ada hutan hijau gelap, di musim gugur ada rumput perak keemasan, dan di musim dingin ada pemandangan salju yang indah. Anda dapat memilih sesuai dengan preferensi pribadi.
