Air Pegunungan Berkhasiat Rahasia Raja, perjalanan penyembuhan yang bertolak menuju Sejongdaewang dan Chojeongyaksuchukje
Apakah Anda penasaran dengan kisah raja yang mencari air obat sendiri karena sakit? Sejarah mencatat bahwa Sejong Daewang menderita penyakit mata dan rasa haus yang tak terpadamkan, dan tempat ia tinggal selama 120 hari sebagai solusinya adalah Chojeong Yagsu di Cheongju ini. Pada bulan Oktober 2026, untuk memperingati latar belakang sejarah yang agung ini, Festival Sejong Daewang dan Chojeong Yagsu akan kembali menyapa kita.
Mulai dari khasiat misterius Chojeong Yaksy, salah satu dari 3 mata air mineral alami teratas dunia, hingga kebijaksanaan mendalam dalam penciptaan Hangeul dan pengelolaan negara, festival ini tidak hanya menyajikan tontonan, tetapi juga menyampaikan pesan sejarah dan penyembuhan. Inilah saatnya untuk mengikuti jejak Sejong Daewang dan mencari tahu arti pencerahan serta kesehatan yang ia dapatkan di tempat ini bagi kita hari ini.
Kisah Chojeong Yagsu, Mata Air Ajaib yang Memulihkan Kesehatan Raja
Sekitar 600 tahun yang lalu, Sejong Daewang, raja bijaksana yang memimpin renaisans Dinasti Joseon, menderita penyakit mata kronis dan rasa haus yang tak terpadamkan. Atas rekomendasi para menteri, ia mencari tempat yang dikenal sebagai Chojeong Yagsu, yang berarti ‘air obat yang menyengat’. Ini juga merupakan situs sejarah di mana ia tinggal di Chojeong Haenggung selama 120 hari, menjalani pengobatan air obat dan mencurahkan diri pada penciptaan Hangeul serta pengelolaan negara dengan semangat cinta rakyatnya.
Apa Keistimewaan Chojeong Yagsu?

- 3 Mata Air Mineral Alami Teratas Dunia Diakui sebagai mata air mineral alami yang langka di dunia, bersama dengan Apollinaris Jerman dan Shasta Inggris, membanggakan keunggulan sejarah dan ilmiahnya.
- Mineral Berkarbonasi Melimpah Kaya akan kandungan karbonat dan berbagai mineral yang muncul secara alami, sejak dahulu kala dikenal memiliki khasiat untuk penyakit kulit, penyakit pencernaan, dan nyeri saraf, sehingga disebut ‘Air Ajaib’.
- Pengalaman Penyembuhan Raja Catatan bahwa Sejong Daewang secara langsung meminum air obat ini dan mengobati penyakitnya serta memulihkan kesehatannya, semakin menonjolkan nilai Chojeong Yagsu.
Untuk menyoroti kembali nilai Chojeong Yagsu yang memiliki sejarah panjang dan khasiat luar biasa ini, serta untuk mengenang pencapaian besar Sejong Daewang, Festival Sejong Daewang dan Chojeong Yagsu diselenggarakan setiap tahun. Kami mengundang Anda dalam perjalanan yang bermakna, melampaui festival lokal biasa, yang memadukan sejarah, kesehatan, dan budaya.
Daya Tarik Utama Festival, Tempat Napas Sejarah Menari
Festival Sejong Daewang dan Chojeong Yagsu, yang berlangsung di area Chojeong Munhwagongwon dan Chojeong Haenggung di Cheongju (Lihat peta), penuh dengan program beragam yang mengikuti jejak langkah Sejong Daewang. Dimulai dengan acara resmi, pertunjukan, pengalaman, hingga partisipasi akan memberikan waktu yang istimewa yang memuaskan panca indera.
Sorotan Festival yang Hanya Dapat Ditemukan di Sini!



- Eogahaengcha Prosesi agung raja yang menuju Chojeong direkonstruksi persis, menghiasi pembukaan festival dengan megah. Rasakan pengalaman emosional yang hidup seolah sedang melakukan perjalanan waktu.
- Yeongcheonje Sebuah ritual tradisional yang mendoakan kekuatan mistis Chojeong Yagsu serta kedamaian dan kemakmuran wilayah. Dalam suasana khidmat dan suci, kita dapat memahami hati para leluhur.
- Yangnoyon Merekonstruksi perjamuan yang diadakan oleh Sejong Daewang dengan rasa hormat kepada orang tua. Ini adalah kesempatan yang bermakna untuk menegaskan kembali kebajikan menghormati orang tua dan semangat komunitas yang hangat.
- Panggung Pertunjukan Berbagai tontonan disajikan untuk meningkatkan semangat, mulai dari pertunjukan estafet oleh kelompok seni lokal dan pertunjukan seni budaya masyarakat, hingga pertunjukan tali Warisan Budaya Takbenda Nasional yang mendebarkan.
- Area Pengalaman Memahami budaya kami melalui pengalaman lokakarya tradisional dan pengalaman membuat, dan secara khusus, dapat menikmati waktu penyembuhan dengan menghilangkan kelelahan layaknya seorang raja melalui pengalaman mandi kaki menggunakan Chojeong Yagsu.
Program Partisipatif yang Dinikmati Bersama Seluruh Keluarga
- Lomba Menulis Esai Pemuda Nasional Ajang kesempatan bagi para remaja yang bermimpi menjadi Sejong Daewang di masa depan untuk memamerkan bakat sastra mereka.
- Perburuan Harta Karun Program partisipatif di mana seluruh keluarga dapat menciptakan kenangan menyenangkan sambil mencari harta karun tersembunyi di seluruh area festival.
Selain itu, berbagai ruang pameran akan diatur untuk memungkinkan pemahaman yang lebih dalam tentang pencapaian Sejong Daewang dan nilai ilmiah Chojeong Yagsu. Festival yang beroperasi dari pukul 10.00 pagi hingga 9.00 malam, dari siang hingga malam, akan memberikan kegembiraan baru setiap saat.
Oktober 2026, Alasan Anda Harus Pergi ke Festival Sejong Daewang dan Chojeong Yagsu
Festival Sejong Daewang dan Chojeong Yagsu yang berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 16 hingga 18 Oktober 2026, akan memberikan kita pengalaman tak terlupakan dan resonansi mendalam, melampaui festival musim gugur biasa. Festival ini, berdasarkan pencapaian 20 tahun terakhir, telah menempatkan diri sebagai festival merek unggulan Cheongju, dan memiliki visi untuk melompat maju menjadi festival pariwisata budaya kelas dunia. Jadi, mengapa Anda harus mengunjungi tempat ini sekarang?
| Nilai Festival | Keistimewaan yang Tak Boleh Dilewatkan |
|---|---|
| Hikmah dan Emosi dalam Sejarah | Semangat cinta rakyat dan pencapaian besar Sejong Daewang, serta kisah misterius Chojeong Yagsu yang menyembuhkan penyakit raja, berpadu untuk memberikan pengalaman sejarah yang mendalam. |
| Penyembuhan Tubuh dan Pikiran | Sebuah kesempatan langka untuk secara langsung merasakan khasiat Chojeong Yagsu, salah satu dari 3 mata air mineral alami teratas dunia, dan menyuntikkan vitalitas ke tubuh dan pikiran Anda yang lelah. |
| Festival untuk Seluruh Keluarga | Mulai dari kemegahan Eogahaengcha hingga pengalaman tradisional, serta lomba menulis esai pemuda dan perburuan harta karun, berbagai program disiapkan agar dapat dinikmati oleh semua kalangan, dari anak-anak hingga dewasa. |
| Nuansa Musim Gugur di Alam yang Asri | Anda dapat menikmati festival sambil menikmati kekayaan musim gugur di tengah lingkungan alam Cheongju yang indah. Ciptakan kenangan istimewa bersama pemandangan yang menawan. |
Festival yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Cheongju ini menanti Anda dengan tema unik yang memadukan sejarah, budaya, dan kesehatan. Pada musim gugur 2026, semoga Anda mendapatkan inspirasi baru dalam hidup sambil merasakan kebijaksanaan Sejong Daewang dan energi penyembuhan Chojeong Yagsu bersama keluarga, teman, dan orang terkasih.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Q1. Kapan dan di mana Festival Sejong Daewang dan Chojeong Yagsu diselenggarakan?
Festival ini akan diselenggarakan selama 3 hari, mulai tanggal 16 hingga 18 Oktober 2026, di area Chojeong Munhwagongwon dan Chojeong Haenggung di Cheongju, beroperasi mulai pukul 10.00 pagi hingga 9.00 malam.
Q2. Apa tema utama festival ini?
Tema utamanya adalah menyoroti kembali pencapaian besar Sejong Daewang dan daya penyembuhan Chojeong Yagsu, serta memperkenalkan nilai lingkungan alam Cheongju yang asri dan sumber daya kesehatannya.
Q3. Apakah ada program yang dapat dinikmati bersama anak-anak?
Ya, berbagai program telah disiapkan agar anak-anak pun dapat berpartisipasi dengan menyenangkan, seperti pengalaman lokakarya tradisional dan membuat, perburuan harta karun, dan Lomba Menulis Esai Pemuda Nasional.
Q4. Mengapa Chojeong Yagsu dianggap istimewa?
Chojeong Yagsu dianggap sebagai salah satu dari 3 mata air mineral alami teratas dunia bersama Apollinaris Jerman dan Shasta Inggris, dan merupakan air obat misterius yang memiliki catatan sejarah bahwa Sejong Daewang menyembuhkan penyakit kronisnya.
Q5. Apakah ada pertunjukan istimewa yang dapat dinikmati di area festival?
Ya, berbagai tontonan akan diselenggarakan, termasuk pertunjukan estafet oleh kelompok seni lokal, pertunjukan seni budaya masyarakat, dan bahkan pertunjukan tali Warisan Budaya Takbenda Nasional.
